Negeri Para Dewa di Atas Awan
Nama "Dieng" berasal dari bahasa Kawi: "Di" yang berarti tempat atau gunung, dan "Hyang" yang berarti Dewa. Sehingga Dieng secara harfiah berarti "Tempat Bersemayamnya Para Dewa".
Terletak di ketinggian lebih dari 2.000 mdpl, Dataran Tinggi Dieng merupakan kaldera gunung api purba raksasa yang masih aktif. Kawasan ini menjadi pusat peradaban Hindu kuno di Jawa Tengah sejak abad ke-7, ditandai dengan berdirinya kompleks percandian yang megah.
Rumah bagi candi-candi Hindu tertua di Pulau Jawa yang masih berdiri kokoh hingga saat ini.
Menawarkan keajaiban alam unik seperti Kawah aktif, Telaga Warna, dan Golden Sunrise Sikunir.
Masyarakat yang menjunjung tinggi tradisi leluhur, termasuk ritual Ruwatan Anak Rambut Gimbal.